Menu

Mode Gelap
Dinsos Makassar Tindak Lanjuti Kabar Adanya Lansia Terlantar

Nasional

Percepat Sertifikasi Mutu Hasil Perikanan di Kaltim BPPMHKP Balikpapan Luncurkan SIPESUTQU

Perbesar

BALIKPAPAN,UND – Tanggap dengan situasi hasil kelautan. Oleh karena itu Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Balikpapan secara resmi meluncurkan Sistem Informasi Peningkatan Sertifikasi Mutu dan Quality Assurance (SIPESUTQU).

Inovasi ini juga telah di sosialisasikan kepada instansi terkait di 10 Kabupaten/Kota dan kepada pelaku usaha perikanan pasca peluncuran yang digelar di Aula Napoleon, Kantor BPPMHKP BalikpapanAula Napoleon, pada Kamis (13/8/2026).

Diketahui jika peluncuran ini dikemas dalam kegiatan Kampanye Bangga Produk Perikanan Bermutu Indonesia yang diikuti sebanyak 104 peserta, terdiri atas 42 peserta secara luring sementara mereka terdiri dari 62 peserta daring lainnya disebutkan berasal dari unsur dinas kelautan dan perikanan, penyuluh, inspektur mutu, serta pelaku usaha perikanan.

Menurut Kepala BPPMHKP Balikpapan, Arsal, S.St.Pi., M.P., jika SIPESUTQU hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelaku usaha perikanan untuk mendapatkan kemudahan akses informasi, pendampingan berkelanjutan, dan kepastian proses sertifikasi mutu. Melalui sistem ini, pelaku usaha dapat berkonsultasi dan memperoleh pendampingan terkait sepuluh jenis sertifikasi mutu di bawah kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yaitu Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Cara Penanganan Ikan yang Baik di Atas Kapal (CPIB Kapal), Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB), Cara Pembuatan Obat Ikan yang Baik (CPOIB), Cara Distribusi Obat Ikan yang Baik (CDOIB), Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Sertifikasi Penerapan Distribusi Ikan (SPDI), dan Sertifikasi Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP).

Arsal menjelaskan, bahwa kehadiran SIPESUTQU merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, informatif, transparan, responsive dan mampu menjangkau di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur.

“Selama ini pelaku usaha kerap mengalami kendala dalam mengakses informasi sertifikasi mutu, mulai dari persyaratan hingga tahapan yang harus dipenuhi. Nah dengan hadirnya SIPESUTQU mereka mendapat kemudahan menerima informasi. Kami ingin memangkas kendala tersebut dengan menyediakan layanan konsultasi, edukasi, dan pendampingan yang terintegrasi, baik secara daring maupun tatap muka langsung di kantor kami,” jelas Arsal dalam sambutannya saat peluncuran.

Arsal menyebutkan bahwa sstem ini dibangun dengan lima modul utama, yakni Modul Informasi Digital yang menyediakan referensi persyaratan dan tahapan sertifikasi; Modul Konsultasi Blended/lamgsung bertajuk “NGOPI SAMA KAMU (Ngobrol Penuh Inspirasi Seputar Materi Ikan Bermutu), memungkinkan pelaku usaha berkonsultasi secara santai dan interaktif;

Kemudian kata Arsal Modul Pre-Assessment Mandiri, ” Kalau ini untuk membantu pelaku usaha menilai kesiapan sebelum audit; Modul Edukasi Digital berupa video panduan Animasi Sertifikasi Mutu Ikan (PASTIKAN) dan brosur Seputar Informasi Ikan Bermutu (SIIMUT), selanjutnya Modul WhatsAPP Bot untuk konsultasi langsung tanpa jarak bersama Inspektur Mutu, serta Modul Tracking dan Dokumentasi yang menjamin transparansi proses layanan dari awal hingga terbitnya sertifikat,” urainya.

Sebagai unit pelaksana kata dia lagi, teknis Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 dan ISO/IEC 17020:2012 dan telah tersertifikasi ISO 9001:2015.

” Perlu diketahui jika BPPMHKP Balikpapan memiliki tugas yang sangat strategis yaitu menyelenggarakan pengendalian dan pengawasan mutu serta keamanan hasil kelautan dan perikanan dari hulu hingga hilir, serta sebagai penjamin mutu (quality assurance) yang memiliki cakupan wilayah kerja di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang memiliki Posisi geografis.

“Dengan perihal tersebut sehingga menempatkan lembaga pada peran strategis dalam mendukung ketersediaan produk perikanan bermutu bagi kebutuhan konsumen yang terus berkembang baik didalam negeri maupun diluar negeri,” kata Arsal

Dengan demikian pula tambah dia, ditindak lanjuti dengan Inovasi SIPESUTQU, BPPMHKP Balikpapan akan membentuk Tim Satuan Tugas Percepatan Sertifikasi Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan di setiap kabupaten/kota, yang beranggotakan unsur Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, Penyuluh Kelautan dan Perikanan, Satwas PSDKP, Satker PRL dan Inspektur Mutu. Setiap wilayah juga akan memiliki grup komunikasi digital tersendiri untuk pelaporan kegiatan pendampingan, pembinaan, pengawasan, pengendalian, hingga proses sertifikasi, sehingga koordinasi antara pusat dan daerah dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” jelas Arsal lagi.

Kendati demikian dengan hadirnya SIPESUTQU, BPPMHKP Balikpapan,pelaku usaha perikanan di Kalimantan Timur diharap semakin mudah memahami persyaratan, memenuhi standar mutu, dan meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia, baik di pasar nasional maupun internasional sehingga pengelolaan perikanan di Kalimantan Timur semakin lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringatan Maulid Nabi Muhammad, GMBI Sulsel Tekankan Keteladanan dan Persatuan dalam Kepemimpinan

11 September 2026 - 12:24 WIB

Kebakaran Lahan, Polhut-Manggala Agni dan TNI-Polri Sigap Padamkan Api

2 September 2026 - 16:05 WIB

GMBI-Polsek Parangloe Komitmen Perkuat Sinergi Kamtibmas

27 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Nasional